Jenis-jenis Obat Darah Tinggi dan Mekanisme Kerjanya

Penyakit darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat Indonesia. Penderita darah tinggi memiliki tekanan darah di atas normal yaitu lebih dari 120 mmHg untuk sistole dan 80 mmHG untuk diastole yang juga disesuaikan dengan berat badan. Penderita darah tinggi bisa merasakan gejala-gejala yang mengganggu seperti pusing kepala, telinga berdenging, mual, detak jantung tidak teratur hingga kebingungan. Jika dibiarkan, tekanan darah tinggi bisa mengakibatkan gejala stroke hingga serangan jantung. Ada banyak obat darah tinggi yang bisa digunakan untuk terapi penderita hipertensi dengan berbagai mekanisme kerjanya. Berikut ini adalah beberapa jenis obat untuk hipertensi yang umum digunakan oleh penderita hipertensi beserta mekanisme kerja dan efek sampingnya:

1.    Angiotensin - Converting Enzyme / ACE inhibitor.
Di dalam tubuh manusia terdapat hormon angiotensin yang gunanya untuk menyempitkan pembuluh darah. Padahal semakin sempit pembuluh darah maka tekanan darah di dalam pembuluh juga akan besar. Obat golongan ACE inhibitor ini mengurangi produksi hormon angiotensin hingga pembuluh darah mengendur dan tekanan darah bisa diturunkan. Contoh obat di kategori ini adalah captopril dan lisinopril.

2.    Angiotensin reseptor blocker.
Masih berhubungan dengan hormon angiotensin, kategori ini bekerja dengan menghalangi bertemunya hormon ini dengan reseptor sehingga tidak terjadi penyempitan pembuluh darah. Contoh obat di kategori ini adalah candesartan.

3.    Diuretika.
Merupakan obat hipertensi yang bekerja dengan cara menghilangkan cairan yang ada di pembuluh darah melalui urine. Setelah mengkonsumsi obat ini Anda akan lebih sering buang air kecil. Dengan berkurangnya volume cairan di pembuluh darah, maka tekanan darah akan semakin turun. Yang tergolong obat di kategori ini adalah furosemida.

4.    Beta blocker.
Obat darah tinggi ini bekerja dengan menurunkan kinerja jantung agar lebih lambat. Dengan begitu aliran darah ke pembuluh darah juga akan berkurang yang menyebabkan tekanan darah menurun. Yang termasuk obat di kategori ini antara lain acebutolol, bisoprolol dsb.

5.    Vasodilator.
Obat di kategori ini bekerja dengan cara mengendurkan otot-otot pembuluh darah sehingga tekanan pembuluh darah bisa berkurang. Yang termasuk dalam kategori obat ini antara lain monoxidil dan hydralazine.

6.    Calcium channel blocker (CCB).
Kalsium merupakan mineral yang dapat mempengaruhi tekanan darah karena memiliki daya untuk memperkuat kontraksi jantung dan pembuluh darah. Obat golongan CCB ini mencegah masuknya kalsium ke dalam otot jantung dan pembuluh darah sehingga kerja jantung tidak semakin kuat dan otot pembuluh darah bisa mengendur atau relaksasi. Dengan begitu tekanan darah perlahan akan menurun. Yang termasuk dalam golongan obat ini antara lain amlodipin dan nifedipin.

7.    Central acting agent.
Tidak bekerja langsung pada jantung atau pembuluh darah namun langsung ke susunan saraf pusat dengan cara menghalangi sinyal otak untuk meningkatkan kerja jantung dan pembuluh darah. Obat yang termasuk kategori ini antara lain Clonidine.

Itulah beberapa jenis obat darah tinggi yang umum digunakan di Indonesia. beberapa obat diberikan secara tunggal atau bisa juga dikombinasikan dengan obat lain sesuai dengan kondisi pasien. Jenis obat yang biasa diberikan bersamaan dengan obat lain misalnya adalah obat golongan deuretika yang memang kurang efektif jika dipakai secara tunggal. Untuk mengetahui jenis obat mana yang sesuai dengan kondisi Anda, lakukan pemeriksaan dokter terlebih dahulu dan jangan mengkonsumsi obat hipertensi ini melebihi dosis yang dianjurkan agar tekanan darah Anda tidak mengalami drop.

Keuntungan Sewa Mobil Sendiri Dibandingkan Menggunakan Taksi Online

Sebagian besar masyarakat yang tinggal di perkotaan, termasuk Jakarta, memilih untuk melakukan rental mobil Jakarta lepas kunci daripada menggunakan taksi online. Hal ini terjadi, karena memang masyarakat perkotaan lebih suka dengan menjaga privasi. Tidak akan terasa nyaman bila ada orang yang mengemudikan sebagai sopir, seperti yang ada di taksi online.

Apalagi masyarakat Jakarta sudah sangat sering mengandalkan berbagai aplikasi modern, sehingga menyewa mobil dengan metode lepas kunci menjadi hal yang paling dicari di sana. Ada kelebihan lainnya dari Hipcar lho daripada naik taksi online. Anda penasaran mengenai perbedaan dengan taksi online, maka Anda bisa simak sebagai berikut.

Kelebihan Hipcar Daripada Taksi Online dan Rental Mobil Lainnya
Ada banyak kelebihan rental mobil Jakarta lepas kunci Hipcar dibandingkan dengan menggunakan taksi online. Penasaran apa saja kelebihannya bukan, maka Anda bisa simak berikut ini.

1. Privasi terjaga
Dikemudikan oleh orang lain yang tidak dikenal memang agak sedikit membuat banyak pengguna taksi online risih. Apalagi bagi Anda yang senang menjaga privasi. Tidak akan nyaman bila ada orang yang bertanya ini itu, padahal tidak dekat alias baru saja kenal. Solusi dari masalah tersebut adalah menggunakan Hipcar.

Sistem lepas kunci memungkinkan Anda untuk bisa mengendarai secara mandiri mobil Hipcar. Hal ini sangat berguna dalam menjaga privasi Anda selama berkendara. Dijamin, Anda akan bisa menjadi nyaman dengan menggunakan Hipcar.

2. Pergi ke Beberapa Tempat Menjadi Mungkin
Menggunakan taksi online tidak memungkinkan untuk pergi ke banyak lokasi sekaligus dalam satu hari. Bisa dikatakan bahwa Anda harus cari taksi lainnya untuk bisa pergi ke tempat yang lainnya. Tidak mungkin taksi online rela untuk menunggu Anda dalam waktu yang lama, karena mereka harus mencari jumlah poin penumpang sesuai target.

Ini bisa menjadi poin penting dari Hipcar ketimbang taksi online. Bila taksi online tidak akan meungkinkan Anda pergi ke banyak lokasi, maka Hipcar memungkinkan untuk melakukan hal tersebut. Anda bisa pergi menjemput teman, keluarga, dan pergi ke berbagai tempat dalam hari sama dengan menggunakan Hipcar. Pastinya Anda akan dibuat sangat nyaman dengan menggunakan Hipcar.

3. Banyak Pilihan Mobil
Jenis mobil yang disediakan oleh Hipcar sangat bervariasi lho. Anda bisa pilih untuk rental sesuai dengan yang Anda inginkan. Beberapa brand yang disediakan oleh Hipcar adalah Daihatsu, Datsun, Honda, Mitsubishi, Nissan, Suzuki, dan Toyota.

4. Tidak ada Tulisan Sticker Hipcar
Anda tidak perlu khawatir saat menyewa mobil Hipcar akan malu untuk membawanya, karena ada sticker Hipcar. Tenang saja, mobil yang disewakan oleh Hipcar tidak terdapat sticker Hipcar, sehingga orang lain tidak akan tahu bahwa Anda sedang sewa mobil Hipcar. Privasimu akan sangat terjaga dengan menggunakan Hipcar ini.

5. Tidak Perlu Jaminan Dokumen Apapun
Dahulu, setiap orang yang ingin melakukan rental mobil Jakarta lepas kunci harus menitipkan minimal dua dokumen penjamin yang berkaitan dengan identitas. MIsalkan saja, KTP dan SIM. Pengguna aplikasi Hipcar  tidak lagi perlu untuk memberikan dokumen jaminan apapun, karena aplikasi rental ini 100% self service. Anda bisa gunakan simpan dokumen Anda atau gunakan untuk hal lainnya.

Sangat banyak bukan perbedaan antara taksi online, rental mobil biasa, dengan Hipcar. Sudah banyak warga Jakarta yang membuktikan dan memberikan feedback baik mengenai Hipcar ini. Anda yang berdomisili di Jakarta harus berani coba aplikasi Hipcar ini lho.